EAT

Senin, 24 April 2017

KEMEGAHAN-MU TEMPAT SUJUDKU (Part 3)

ISRA MI'RAJ 
Allah SWT berfirman:
سُبْحٰنَ الَّذِيْۤ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَـرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَا   ۗ  اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

"Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil haram ke Masjidil aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat."
(QS. Al-Isra' : Ayat 1).

Tak terasa, hari ini tanggal 24 April 2017 atau 27 Rajab 1438 Hijriyah bertepatan dengan Moment Peringatan Isra dan Mi'raj Nabi Besar Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam.
Karena masih nyambung hari ini peringatan Isra dan Mi'raj, rangkaian ceritaku tentang Kemegahan-Mu Tempat Sujudku , Travel dan singgah ke Masjid untuk bersujud menunaikan Salat. Rencananya mau lanjut ke Cirebon, Belitung, Bandung dan lain sebagainya, tapi aku skip dulu. 

Aku ingin memotivasi diriku dan InsyaaAllah semua yang membaca ini. Sebagai Pengingat diri bahwa Salat itu adalah perintah yang utama bagi Umat Islam setelah mengucapkan Syahadat

PERINTAH SALAT
Riwayat tentang perjalanan malam Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam ditemani Malaikat Jibril. Nabi diangkat ke langit untuk bertemu langsung dengan Allah dan menerima perintah kewajiban salat terdapat dalam Kitab Hadits Shahih milik Imam Muslim.

Dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku telah didatangi Buroq, binatang yang berwarna putih, lebih besar dari keledai tetapi lebih kecil dari bighal. kendaraan super cepat. 

Jibril membawa Nabi Muhammad naik ke langit dan tiap lapis langit berjumpa dengan para Nabi terdahulu, diantaranya Nabi Adam, Isa, Yahya, Yusuf, Idris, Harun, dan Musa. Semua mendoakan kebaikan untuk Nabi. serta yang terakhir menjumpai Nabi adalah  Nabi Ibrahim. Tibalah Nabi  di Sidratul Muntaha. 

Rasul bersabda:
Ketika dia menaikinya dengan perintah Allah, maka sidrah muntaha berubah. Tidak seorang pun dari makhluk Allah yang mampu menggambarkan keindahannya karena indahnya. Lalu Allah memberikan wahyu kepada dia dengan mewajibkan salat 50 waktu sehari semalam.

Apa yang terjadi?
Nabi turun dan kembali bertemu Nabi Musa. Dan beliau menyarankan untuk kembali kepada Allah meminta keringanan dan Allah mengurangi 5 waktu. Kembali lagi bertemu Nabi Musa dan dia mengatakan Umatmu takkan sanggup. Ayo, minta keringanan lagi. Kembali Rasul menghadap kepada Allah dan menawar. Kembali lagi Allah mengurangi 5 waktu salat dan Nabi Musa masih tetap mengatakan Umatmu takkan sanggup.

Nabi bersabda:
Aku masih saja bolak-balik antara Tuhanku dan Nabi Musa, sampai akhirnya Allah berfirman: 'Wahai Muhammad! Sesungguhnya aku fardukan lima waktu sehari semalam. Tiap 1 sholat fardu dicatat 10x lipat. 
Terakhir kali Nabi turun dan bertemu demgan Nabi Musa
Kembalilah kepada Tuhanmu, mintalah keringanan'. Nabi menjawab, 'Aku malu terlalu banyak berulang-ulang kembali kepada Tuhanku dan meminta keringanan."

Hikmah apa yang dapat kita petik, kita jadikan pembiasaan dan teladan perihal peristiwa ini?

CINTA

Peristiwa perjalanan spiritual tersebut menjadikan pengingat bahwa Allah yang Maha kuasa masih Cinta dan Sayang dengan Umat Nabi Muhammad. Dan Nabi rela berkorban untuk Umatnya meminta penawaran khusus agar sholat menjadi 5 waktu sehari semalam. bersyukur lagi Allah masih menambah pahala tetap sebanyak 50x untuk 5x waktu salat.

Semoga karena Cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya, Peristiwa Isra Mi'raj bukan sekedar Peristwa yang tiap tahun hanya lewat begitu saja.
Peristiwa ini sangat penting bahwa Kita sebagai Hamba diperintahkan untuk Sholat dan berbuat baik sebagai bekal di kemudian hari. Hidup sungguh singkat, yang Abadi ada di alam akhir , Pilihannya Surga atau Neraka. tergantung kita.

Belajar disiplin juga dari Sholat 5 waktu. dari kewajiban menjadi kebutuhan. Hati terasa hampa tanpa Sholat. 

Allah SWT berfirman:
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا ارْكَعُوْا وَاسْجُدُوْا وَ اعْبُدُوْا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوْا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ    
"Wahai orang-orang yang beriman! Rukuklah, sujudlah, dan sembahlah Tuhanmu; dan berbuatlah kebaikan agar kamu beruntung."
(QS. Al-Hajj: Ayat 77)

Dalam QS. Al-Baqarah ayat 153, Allah berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ  اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar."

Bersyukur, dulu saat aku kecil, Mamaku yang selalu mengingatkanku untuk sholat di awal waktu. Dan sekarang Belahan jiwaku yang selalu menuntunku hal yang sama.
Yuuk, perbaiki salat kita.
Selamat beribadah dan selamat berlibur 😇😙















Tidak ada komentar:

Posting Komentar